Serat Cipdung
Serat 1
jalan ini adalah jalan kematian
karena kematian sebenarnya adalah awal dari kehidupan
maka tinggalkanlah kehidupan semu sekarang yang fana
dengan meninggalkan kesemuan yang menggoda
tinggalkanlah prasangka burukmu
ikutilah kata hati Mu
~Cipadung, 04/08/03
penjelasan:
kalimat 1:
Jalan tasawuf pada dasarnya ialah suatu cara terstruktur yang dikembangkan oleh seorang/beberapa orang Mursyid untuk mempersiapkan para muridnya dalam upaya mempersiapkan diri untuk menyongsong kematian.
kalimat 2:
Para 'sufi' ehm.., sering memandang dunia ini adalah sesuatu yang kurang berarti. Ada yang mengatakan dunia ini ibarat seorang wanita tua yang berdandan menor utk menarik para pria muda yang pada akhirnya wanita tua itu akan membunuh setiap pria yang terayu olehnya.
Adapula yang menggambarkan dunia ini sebagai sampah. Setiap orang yang mencari kehidupan dunia digambarkan sebagai seorang pemungut sampah.
Ada pula yang mengibaratkan dunia ini adalah penjara. Karena bagi para pemegang keimanan yang teguh (bukan mas teguh lho), amatlah sulit utk konsekwen dengan nilai-nilai keimanan di dunia yang serba materialistis ini. Maka bagi mereka dunia ini adalah penjara, kebebasan dari penjara ini ialah kematian yang merupakan alam kebebasan sebenarnya.
Maka dengan demikian timbulah anggapan bahwa segala yang ada di dunia ini adalah fana atau hanya tipuan. Ibaratnya permainan video game kayak mario bross, hehehe. Seringkali kita begitu terlena dengan permainan tersebut. Berpikir keras bagaimana supaya bisa mengumpulkan point sebanyak-banyaknya dan mencapai level akhir permainan.
Nah bagaiamana upaya untuk bisa 'comfort' dalam permainan video game tersebut diupayakanlah berbagai ikhtiar, mulai dari yang masuk akal hingga mungkin menggunakan berbagai 'trick code' yang didapat dari para pemain berpengalaman, bentuknya mungkin bisa semacam amalan2 :)
Semuanya hanya untuk memenangkan permainan video game tersebut.
Padahal itu adalah suatu permainan. Jika tiba-tiba listriknya mati, karena pulau jawa sekarang kekurangan air untuk membangkitkan listrilk di pembangkit listrik tenaga air, maka tersadarlah bahwa selama ini mereka hanya berdiri di depan layar tivi, dan belum mlakukan apapun utk aktivitas hidupnya
Dikarenakan dunia ini hanyalah permainan, maka sebagaimana permainan hendaklaha jangan terlalu serius memainkannya, maksudnya janganlah menyimpan dunia ini di hati. Jangan simpan dunia di hatimu tapi genggamlah dunia ini di tanganmu
Maksudnya : dunia ini adalah permainan, maka jangan biarkan dunia mempermainkanmu, tapi permainkanlah dunia untuk bekal hidup mu
Salah satu cara untuk menghindarkan diri dari dipermainkan dunia ialah hilangnya keinginan terhadap dunia, digantikan dengan keyakinan terhadap keberadaan Tuhan dengan segala sifat Nya, diantara sifat Nya ialah
Maha Kaya, Maha Pemberi Rezeki, Maha Pengasih, Maha Penyayang, Maha Adil, dll
Maka matikanlah keinginan terhadap dunia, tumbuhkan keyakinan terhadap Sang Pemilik dan Pemelihara dunia
Tapi emang beraaaatttt.. hehehe....
kecuali kalo dimudahkan oleh Yang Maha Memudahkan
Walloohu a'lam bishshawwab
>>>>>>
Serat 2
biarkanlah kematian datang menjemputmu
jangan kau biarkan nafsumu menjemput kematianmu
jika nafsu menginginkan kematian
sebenarnya yang diinginkannya adalah kehidupan
maka tidaklah akan sempurna kematiannya
jika nafsu kehidupannya belum dimatikan
jika nafsu menginginkan kematian
kematian yang datang adalah kematian semu
kematian sementara yang datangnya dari tipuan
karena nafsu kehidupan tidak dapat dimatikan
maka jadilah ia seperti mayat
menganggap dirinya mati
menggali kuburannya sendiri
dan menuruni tempatnya sendiri
menunggu
menanti
mengharap
mengkhayalkan
tanda-tanda Hidup menyapanya
namun
ketika suara-suara diluar kuburnya bersorak sorai
menarik kembali hatinya
mengguncangkan kembali nafsu kehidupannya
maka bangkitlah ia
dari dalam kubur
seperti mayat hidup
bangkit dari kubur
zombie....
(ooohhhhhhhh seraaaaaaaammmmmmmmm....)
~teruntuk para calon mayit yang sedang menunggu saat penantiannya
:)
~Cipadung, 04/08/03
>>>>>>
Serat 3
jalan kematian adalah jalan pendakian
pendakian meninggalkan kemapanan
meninggalkan kehalusan rumput deaunan
meninggalkan keharuman bunga pepohonan
menuju gelap kesunyian
jalan ini bukanlah jalan kesenangan
jika itu yang kau temui
maka waspadalah terhadap tipuan
~Cipadung, 04/08/03
>>>>>>>
Serat 4
jalan pendakian ditandai dengan pengorbanan
pengorbanan untuk membuktikan
siapa Tuan siapa hamba
siapa Memiliki siapa tidak punya
siapa Ada siapa tiada
~Cipadung, 11/08/03
>>>>>>
Serat 5
derajat atau kedudukan bukanlah tujuan
banyak para pejalan yang berkehendak
untuk menempati suatu derajat atau kedudukan
yang berlaku dan dikenal dikalangannya
banyak yang beranggapan derajat seseorang
ditentukan oleh kedudukan yang didapat
yang berlaku dikalangannya
namun demikiankah adanya?
Dia lah yang maha menaikkan derajat kepada siapa yang dikehendakin Nya, Dia lah yang maha
menurunkan derajat siapa saja yang dikehendakinNya.
maka janganlah tertipu dengan kedudukanMu
jika saat ini kau berada di kedudukan yang rendah
janganlah putus asa dari mengharap karunia Nya
jika saat ini kau berada di kedudukan yang tinggi
janganlah berhura-hura menampilkan keangkuhanmu
karena tidaklah sulit bagi Dia menurunkan air dari langit kepada comberan
karena tidaklah sulit bagi Dia mencabut nikmat yang telah diberikan
~Cipadung, 23/08/04
|